Hamba Allah: Inspirasi -->
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan

11/24/2016

Aku Kayuh Sepadaku Untuk Ibadah Hajiku

Salah satu dari rukun Islam yang kel lima adalah menunaikan ibadah Haji. Menunaikan Ibadah haji merupakan penyempurna rukun Islam. Hukum menunaikan ibadah haji adalah wajib bagi setiap Muslim yang mampu; mampu dalam kondisi fisik dan mental seperti kesehatan tubuh dan jiwa, mampu dalam kondisi finansial seperti memiliki keuangan yang cukup untuk pergi ketanah suci Makkah, dan mampu dalam kondisi berkendara seperti mampu melaksanakan perjalanan ke tanah suci Makkah. Beribadah ke tanah suci Makkah merupakan salah satu ibadah dambaan bagi umat Islam di seluruh Dunia sebab dengan menunaikannya mampu membuat umat Islam lebih dekat dengan Allah SWT. Sehingga banyak cara yang dilakukan dan berbagai macam usaha yang dilakukan supaya bisa menunaikannya.

Aku Kayuh Sepadaku Untuk Ibadah Hajiku

Mungkin sudah biasa jika kita mendengar seseorang atau beberapa kelompok melakukan perjalanan dengan pesawat atau kapal untuk menunaikan ibadah haji. Tetapi bagaimana kiranya jika perjalanan tersebut dilakukan hanya dengan berkendara sepedah saja? Terlebih sepeda tersebut bukan sepeda motor. Dan inilah yang dilakukan oleh seorang Muslim asal Tiongkok yang bernama Mohammad.

Dikutip dari laman aboutislam.net, bahwa Mohammad telah mengayuh sepeda tuanya sepanjang perjalanan 8.150 km dari tempat kelahirannya dengan penuh semangat dan penuh perjuangan supaya ia bisa menunaikan ibadah haji. Sebuah usaha yang tentunya sangat mengharukan, mengingat perjalanan tersebut sangatlah penjang dan penuh dengan resiko. Tindakan tersebiut ia lakukan sendiri selama berminggu-minggu yang sudah tentu sangat melelahkan baginya. Tetapi ia tidak memperdulikan seberapa besar resiko dan kelelahan yang ia alami dan diketahui meskipun pemerintah Tiongkok secara terang-terangan tidak mendukung keberadaan komunitas Muslim di Negaranya, ia (Mohammad) tetap berusaha keras untuk tetap menunaikan ibadah haji dengan caranya yaitu mengayuh sepeda. Lalu apa kira-kira sebabnya ia sampai melakukan tindakan tersebut? Apakah karena pemerintah di Negaranya memang tidak mendukungnya? Ataukah memang sebegitu kuat niatnya untuk memnunaikan ibadah haji? Walaupun tidak diketahui secara pasti apa dan mengapa ia menempuh perjalanan ibadah haji dengan mengayuh sepeda, namun tindakan seperti patut diapresisasi dan bisa menjadi motivasi bagi kita untuk bekerja keras supaya bisa menunaikan ibadah haji.

Setelah ia (Mohammad) tiba di kota Kaif, kedatangannya langsung disambut oleh para komunitas penggemar sepeda. Komunitas inilah yang menemaninya dan mengantarkannya ke tanah suci Makkah. Komunitas inilah yang membuatnya semakin semangat dan antusias, rasa lelah sebab mengayuh sepada sampai ribuan kilometer telah hilang, terasa seperti memiliki keluarga baru. Hal ini juga semakin memantapkan hatinya untuk menunaikan ibadah haji.

Kini Mohammad begitu semangat untuk segera sampai di kota Makkah dan segera menjalankan ibadah hajinya. Ia bahkan tidak merasa bahwa ia hanya membawa bekal dan persiapan seadanya, perjalanan panjang yang ia tempuh juga tidak terasa. Baginya ini adalah hal yang sangat menantang yang telah dilaluinya selama ini, ia bangga dan bahagia akan apa yang telah ia lakukan. Perjalanan panjang yang selama ini ia lakukan merupakan ibadah panjang yang nantinya akan semakin mendekatkan dirinya kepada sang Pencipta.

Kisah dengan judul Aku Kayuh Sepadaku Untuk Ibadah Hajiku semoga menjadi sebuah pelajaran yang berharga dan penting bagi kita semua. Haji memang panggilan Allah, tetapi kita tidak boleh beranggapan “jika memang Allah telah memanggil maka kita pasti bisa menunaikannya”. Terlebih jika kita hanya pasrah tanpa usaha sedikitpun untuk menunaikan ibadah Haji. Memang segala sestuatu merupakan takdir Allah, tetapi takdir yang ditetapkan Allah pasti ada sebab ataupun alasan, yang mana dengan sebab ataupun alasan tersebut mau tidak mau kita harus menerimanya (menerima takdir Allah).
— Unknow

Salah satu contohnya adalah kisah Aku Kayuh Sepadaku Untuk Ibadah Hajiku, dengan usaha keras dan penuh tantangan ia lakukan demi mendapatkan takdirnya yaitu menunaikan ibadah haji. Allah memberikan takdir kepadanya (Mohammad) atas apa yang telah ia lakukan (usaha kerasnya). Jadi apakah kita hanya akan pasrah menunggu panggilan Allah untuk menunaikan ibadah Haji?

11/19/2016

Kebiasaan Yang Perlu Ditanamkan Pada Guru

Pada dasarnya tugas seorang guru adalah mengajar dan mendidik. Sebagai pengajar bertugas untuk menyampaikan pelajaran sebagai ilmu pengetahuan bagi siswa-siswi, dan sebagai pendidik bertugas untuk mengembangkan pribadi siswa-siswi serta mendekatkan mereka kepada pengaruh-pengaruh dari luar yang baik dan menjauhkan mereka dari pengaruh-pengaruh luar yang buruk.

Kebiasaan Yang Perlu Ditanamkan Pada Guru

Guru adalah orang tua kedua bagi siswa-siswi disekolah. Tidak semua guru mampu memahami perannya sebagai orang tua kedua bagi siswa-siswinya. Tugas guru tidak hanya mengajar, bukan hanya menyampaikan pelajaran atau materi pada saat jam pelajaran saja. Tetapi guru juga bertugas sebagai orang tua yang harus bisa memuliakan akhlak siswa-siswinya.

Menjadi guru yang baik adalah dambaan setiap siswa-siswi disekolah. Menjadi guru yang baik adalah kebahagiaan tersendiri bagi guru tersebut. Menjadi guru yang baik adalah tauladan bagi guru-guru lainnya. Untuk menjadi guru yang baik tidaklah sesulit yang kita bayangkan. Banyak cara yang bisa dilakukan. Tetapi kali ini saya hanya ingin berbagi dari apa yang saya baca di situs www.satujam.com tentang cara menjadi guru yang baik. Ternyata cara yang paling utama menjadi guru yang baik adalah dengan menanamkan 2 kebiasaan saja. Apa 2 kebiasaan tersebut?

Menggunakan pujian bukan hukuman


Guru yang baik adalah guru yang lebih sering mengunakan pujian. Ketika mengajar guru lebih sering memuji siswa-siswinya meskipun prestasinya kurang baik, dan tidak hanya memuji prestasinya saja tetapi juga memuji setiap perkembangan yang siswa-siswi lewati untuk menjadi lebih baik. Dengan begitu maka akan menumbuhkan kebiasaan belajar bagi siswa-siswi tersebut. Berbeda dengan guru yang buruk, dia lebih sering memberikan hukuman sehingga mematahkan semangat siswa-siswinya untuk terus belajar. Padahal hukuman bukanlah satu-satunya solusi dalam pemecahan masalah.

Kreatif dan inovatif membuat metode pembelajaran


Guru yang baik adalah guru yang mampu menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan. Tidak menghabiskan waktunya untuk menerangkan pelajaran saja, sehingga suasana belajar terasa membosankan dan menegangkan. Tetapi berusaha menciptakan suasana baru yang lebih aktif dan menyenangkan. Misalnya mengganti metode ceramah dengan metode tanya jawab. Memberikan ice breaking ditengah-tengah pelajaran. Dan sesegera mungkin memperbaiki kesalahan siswa-siswi jika ada. Berbeda dengan guru yang buruk, dia menghabiskan waktu pelajaran hanya untuk pelajaran sehingga siswa-siswi akan merasa tertekan, suasana pembelajaran terasa menegangkan. Atau bahkan hanya memberikan tugas terus menerus, membiarkan siswa siswi belajar sendiri, dan seringkali membiarkan siswa-siswi mengulang kesalahan yang sama.

Itulah 2 kebiasaan yang perlu ditanamkan pada guru. 2 kebiasaan yang nantinya mampu menjadikan guru dirindukan siswa-siswinya. Semoga kita para guru mulai membiasakan 2 kebiasaan tersebut, yaitu lebih sering memuji dari pada menghukum; tingkatkan semangat belajar siswa dengan cara sering menujinya karena hukuman hanya akan mematahkan semangat belajar siswa. Dan lebih kreatif fan inovatif dalam pembelajaran; buat suasana pembelajaran yang menyenangkan dan sesegera mungkin memperbaiki kesalahan siswa agar tidak terulang kembali. Dengan 2 kebiasaan sederhana ini, insya Allah siswa-siswi akan lebih giat dan rajin belajar, sehingga menjadi manusia yang cerdas dan berakal.

Sesederhana itukah? Jika ada cara yang lebih sederhana buat apa mencari cara yang susah? ^_^
Sekian terimakasih. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

11/14/2016

Cara Mudah Supaya Guru disayangi Siswa

Saudaraku hamba-Allah yang berbahagia, Guru merupakan orang tua siswa ketika berada di sekolah. Namun tidak jarang guru belum bisa memahami posisinya sebagai orang tua bagi mereka. Sehingga tidak jarang pula mereka para siswa belum bisa memahami bahwa orang tua mereka ketika berada di sekolah adalah para guru. Akibatnya siswa lebih enggan untuk mematuhi perintah guru, suka membantah, tidak memperhatikan pelajaran sama sekali. Guru terasa sebagai orang lain yang tidak mereka kenal, ditakuti, bahkan dijauhi.

Cara Mudah Supaya Guru disayangi Siswa

Padahal ketika guru dekat dengan siswa, saat itulah kesempatan untuk memahami karakteristik para siswa. Dengan memahami karakteristik siswa maka guru lebih mudah mencari dan memberi cara-cara yang terbaik untuk mereka. Saat guru mampu memahami karakteristik siswa dan memberi yang terbaik untuk siswa, maka saat itu pula para siswa akan menyangi guru.

Dengan MENGHINDARI hal-hal berikut maka guru akan lebih dicintai dan disayangi siswa;

1. Memanggil dengan Nama yang tidak mereka disukai

Semua orang pasti suka jika dihormati orang lain, dan salah satu bentuk penghormatan tersebut adalah memanggil dengan sebutan yang baik. Kebayang kan jika kita dipanggil dengan sebutan yang tidak kita sukai? Begitu juga siswa, mereka juga akan sangat senang jika dipanggil dengan sebutan yang mereka sukai. Misalnya dengan menambah kata ADIK, MBAK, atau MAS sebelum menyebut nama mereka. Alangkah senang dan bahagianya mereka.

Namun sebaliknya, jika guru memanggil nama siswa dengan sebutan yang tidak baik, tidak mereka sukai. Maka akan menimbulkan kebencian mereka terhadap guru. Meskipun itu hanya dalam bentuk gurauan atau guyonan, terlebih ketika sebutan itu diucapkan di dalam kelas mereka. Mereka akan diam namun hal ini pasti sangat menyakiti hatinya.

2. Tidak Menilai Hasil Kerja dan Tugas Siswa

Ketika kita bekerja tentu ingin mengetahui hasilnya. Semakin berat tugas kerja kita maka semakin besar keinginan kita untuk mengetahui hasilnya. Begitu pula siswa, ketika guru memberikan sebuah tugas maka harapan mereka adalah mengetahui hasil dari tugas yang mereka kerjakan. Semakin banyak tugas yang diberikan kepada siswa maka semakin besar mereka ingin mengetahui hasilnya.
Tetapi tidak jarang ada guru yang menggantungkan harapan dan penantian siswa untuk melihat hasil penilaian kerja mereka. Setelah ditunggu beberapa hari, minggu, bahkan bulan tak ada kabar guru memberikan hasilnya. Tambah kecewa setelah ditunggu beberapa bulan ternyata siswa menemukan hasil kerjanya belum dinilai oleh guru. Ohhhh.. betapa kecewanya mereka.

Apapun tugas yang diberikan. Sekecil apapun itu, setidaknya bisa dibahas bersama-sama sehingga siswa minimal tau dan bisa menilai sendiri hasil pekerjaan mereka. Hal ini sebagai penghargaan atas kerja keras mereka.

Jika hasil kerja siswa tidak dinilai berkali-kali, akibatnya siswa enggan untuk mengerjakan tugas yang guru berikan. Mereka akan malas dan merasa bahwa tugas yang diberikan tidak ada gunanya sama sekali bagi mereka. Bisa jadi mereka tidak akan lagi percaya kepada guru.

3. Jarang Tersenyum

Terkadang guru ingin terlihat berwibawa maka dia jarang tersenyum. Ada juga yang beranggapan senyum kepada siswa membuat mereka tidak menghormati guru, karena dianggap sebagai teman. Ada pula guru yang berpikir gengsi jika tersenyum kepada siswa. Padahal dengan tersenyum maka akan mendatangkan berjuta-juta manfaat kepada kita semua.

4. Berpakaian tidak Rapi

Guru adalah figure teladan. Bukan hanya ilmunya saja, tetapi hampir seluruh aspek kehidupan guru mejadi kaca prilaku siswa. Termasuk cara berpakaian guru. Bagaimana siswanya mau rapi jika gurunya saja tidak berpakaian rapi.

5. Suka menghukum Fisik

Kadang ada guru yang lepas kontrol ketika menghadapi siswa yang tidak mentaati peraturan sekolah. Guru beranggapan bahwa hukuman fisik adalah solusinya. Padahal cara ini tidak efektif untuk perbaikan siswa. Dilain sisi akan menimbulkan kebencian pada guru.
Ganti hukuman fisik dengan hukuman yang lebih mendidik. Misalnya dengan membaca al-Qur’an 1 juz, menulis istighfar 1.000 kali, meminta tanda tangan kepada seluruh guru supaya setiap guru memberi nasihat kepada siswa sebelum memberi tanda tangan. Dengan begitu maka siswa lebih terdidik.

6. Meremehkan siswa dan pilih-pilih siswa

Pilih-pilih siswa atau dengan kata lain pilih kasih adalah tindakan yang sangat dibenci siswa. Baik itu dengan alasan karena sisiswa lebih pintar, lebih kaya, anak pengurus yayasan, anak teman guru, atau apapun alasannya hal ini tidak disukai siswa. Jadi miliki hati semua siswa dengan memperhatikan mereka dengan prosentase yang sama.

7. Sering mengumpat

Apakah ada guru yang mengumpat? Ada juga lho, dan guru harus hati-hati dengan kata-kata yang diucapkan. Sangat tidak pantas jika ada guru mengumpat siswa karena kecerobohan atau siswa tidak menguasai mata pelajaran. Jika guru melakukan hal ini, maka siap-siap siswa dibenci oleh siswa.

8. Menyentuh Tubuh siswa

Satu hal ini rawan bagi guru-guru laki-laki. Terkadang guru berfikir karena mereka adalah siswanya, maka sebagai bentuk kasih sayang kita melakukan hal-hal yang kurang etis. Misalkan memegang, menyentuh, atau memeluk siswa. Jika siswa sudah mulai memasuki masa pubertas atau bahkan di atasnya, tentunya guru harus menghormati dia dengan menjaga jarak.

Jika Guru melakukan hal seperti ini, maka siap-siap saja akan dibenci bahkan akan terjerat tuntutan pengadilan. Jadi mari lebih hati-hati menjaga jarak antara guru dan siswa yang berbeda gender. Kasih sayang guru kepada siswa tidak harus disampaikan dengan cara seperti di atas bukan?

9. Tidak Pernah Mendo’akan

Jarang mendo’akan atau bahkan tidak pernah mendo’akan siswa merupakan sikap yang kurang terpuji bagi guru. Guru-guru yang sering mendokan muridnya akan terpancar dari kegigihanya dalam mengajar dan mendidik. Artinya guru yang jarang mendoakan siswanya akan tampak dari etos kerjanya yang bermalas-malasan dan tidak bersemangat.

Guru adalah orang tua di sekolah, yang pasti Allah akan mendengarkan do’a orang tua untuk anaknya. Jalan terakhir dan JALAN UTAMA agar siswa tetap cinta dan menyayangi guru adalah selalu mendoakan mereka setiap hari.

Yang memegang hati mereka (para siswa) adalah Allah. Kenapa sulit-sulit, kita (para guru) minta saja kepada-Nya agar mereka mejadi murid yang baik. Mudah bukan? Gampang kan? :)

11/10/2016

Belajar Dan Berguru Pada Pohon Bambu

Bambu, ternyata menyimpan beragam manfaat. dan darinya kita bisa belajar banyak hal.

Belajar Dan Berguru Pada Pohon Bambu

Sebelum tumbuh akar bambu lebih dulu mengutkan dirinya sendiri, meskipun berakar serabut, pohon bambu tahan terhadap terpaan angin kencang, dengan kelenturannya dia mampu bergoyang bak seorang penari balet, fleksibilitas itu lah bambu. gerak yang mengikuti arus angin …tetapi tetap kokoh berdiri di tempatnya mengajarkan kita sikap hidup yang berpijak pada keteguhan hati dalam menjalani hidup walau penuh cobaan dan tantangan, namun tidak kaku.

Akar Bambu memiliki struktur yang unik karena terkait secara horizontal dan vertikal, sehingga dia tidak mudah ptah dan mampu berdiri kokoh untuk menahan erosi dan tanah longsor di sekitarnya, hikmah yang dapat kita ambil adalah bahwa agar kita mampu berguna baik untuk diri kita sendiri dan orang lain, sehingga akan membuat hidup kita lebih bermakna dan bermanfaat dalam kehidupan kita.

Bambu juga dapat di simbolkan sebagai sebuah siklus hidup manusia, contohnya setelah tunas tumbuh lalu keluar lah rebung, ini mengajarkan bagaimana kita perlu proses untuk menjadi lebih baik, dengan kesabaran, ketekunan, kegigihan dalam berusaha itu lah yang akan menjadi pintu kesuksesan seseorang, yah walaupun mungkin standar kesuksesan berbeda setiap orang, tapi itu bisa mengajarkan kita bagaimana cara berproses, hidup bukan sesuatu yang instan tapi dia berproses, tinggal bagaimana kita bisa menjadikan proses ini menjadi lebih berguna bagi kita semua

Kemampuan bambu untuk tumbuh ditempat yang sulit menyebabkan bambu tersebar dalam area yang sangat luas dari kawasan yang terbentang diantara 50 derajad lintang utara dan 47 derajad lintang selatan. Penyebaran yang luas memungkinkan banyak sekali penggunaan bambu untuk tujuan yang berbeda, sumpit di kawasan Asia Timur seperti jepang dan korea, bahan anyaman untuk wadah, perangkap ikan, sampai alat musik dan obor penerangan, ini mengajarkan kita bahwa dimanapun kita berada, dimana bumi dipijak, senantiasa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi lingkungan sekitar kita, sesulit apapun keadaan, tak ada kata menyerah untuk terus tumbuh, tak ada alasan untuk berlama-lama terpendam dalam keterbatasan, karena bagaimanapun pertumbuhan demi pertumbuhan harus diawali dari kemampuan untuk mempertahankan diri dalam kondisi yang paling sulit sekalipun.

Dari klasifikasinya, bambu tergolong dalam tanaman rumput. Tapi, bambu adalah rumput spektakuler. Tingginya terentang dari 30 cm sampai 30 meter. Ia sebuah tanaman rumput yang unik. Nah, inilah pelajarannya. Meskipun berlatar tanaman rumput, bambu menjadi beda lantaran karakternya. Kegunaan dan caranya bambu mengekspresikan dirinya menjadikan bambu sebagai rumput yang berbeda. Dalam kehidupan pun, latar belakang kita sebenarnya bukanlah penentu. Tetapi, bagaimana kita berupaya mengekpresikan potensi diri, tidak peduli latar belakang yang ada. Itulah yang akhirnya, membuat kita menjadi pribadi yang luar biasa. [makassarpreneur.com]

Belajar Hidup dari Pohon Bambu

Tahukah saudara, kenapa pohon bambu tidak menunjukkan pertumbuhan yang begitu berarti selama masih berumur kurang dari 5 tahun?

Ya, meskipun diberi pupuk dan disiram setiap hari, tetapi kenapa pertumbuhannya hanya beberapa sentimeter saja?.

Barulah setelah 5 tahun, pohon bamu tersebut akan menunjukkan pertumbuhannya yang sangat cepat. Tidak hanya beberapa sentimeter saja tetapi sampai beberapa meter.

Lantas sebetulnya apa yang terjadi pada sebuah pohon bambu ???

Dan inilah jawabannya. Selama pohon bambu tersebut masih berumur dibawah 5 tahun, ternyata pertumbuhannya yang cepat terjadi pada akarnya dan bukan pada batangnya. Ia tahu bahwa ia perlu memperkuat dan memperkokoh akarnya sebelum iya tumbuh membentang ke atas. Ia telah mempersiapkan pondasi terlebih dahulu supaya ia siap dan mampu menopang ketinggiannya yang akan mencapai berpuluh-puluh meter pada masa hidupnya yang akan datang.

MORAL OF THE STORY
Ketahuilah, jika kita mengalami suatu hambatan dan kegagalan, bukan berarti kita tidak mengalami perkembangan, melainkan justru kita sedang mengalami pertumbuhan yang luar biasa didalam diri kita.

Ketika kita lelah dan hampir menyerah dalam menghadapi kerasnya kehidupan, jangan pernah terbersit pupus harapan.

Ada pameo yang mengatakan “the hardest part of a rocket to reach orbit is to get through the earth’s gravity” (“bagian terberat agar sebuah roket mencapai orbit adalah saat melalui gravitasi bumi”).

Jika kita perhatikan, bagian peralatan pendukung terbesar yang dibawa oleh sebuah roket adalah jet pendorong untuk melewati atmosphere & gravitasi bumi.

Setelah roket melewati atmosphere, jet pendorong akan dilepas & roket akan terbang dengan bahan bakar minimum pada ruang angkasa tanpa bobot, melayang ringan, & tanpa usaha keras.

Demikian pula dengan manusia, bagian TERBERAT dari sebuah KESUKSESAN adalah disaat awal seseorang MEMULAI USAHA dari sebuah perjuangan, karena segala sesuatu terasa begitu BERAT & PENUH TEKANAN.

Namun bila ia dapat melewati batas tertentu, sesungguhnya seseorang dapat merasakan segala kemudahan & kebebasan dari tekanan & beban.

Namun sayangnya, banyak orang yang MENYERAH disaat tekanan & beban dirasakan terlalu berat, bagai sebuah roket yang gagal menembus atmosphere.

Buya Hamka berkata “kalau hidup sekedar hidup, babi di hutan juga hidup &  kalau kerja sekedar kerja, kera juga bekerja”.

Ketika pohon bambu ditiup angin kencang, ia akan merunduk, tetapi setelah angin berlalu, dia akan tegak kembali, laksana perjalanan hidup seorang manusia yang tak pernah lepas dari cobaan & rintangan.

Maka jadilah seperti pohon bambu !!!

Fleksibilitas pohon bambu mengajarkan kita sikap hidup yang berpijak pada keteguhan hati dalam menjalani hidup, walaupun badai & topan menerpa.

Tidak ada kata menyerah untuk terus tumbuh, tidak ada alasan untuk terpendam dalam keterbatasan, karena bagaimanapun pertumbuhan demi pertumbuhan harus diawali dari kemampuan untuk mempertahankan diri dalam kondisi yang paling sulit sekalipun.

Pastikan dalam hari hari kedepan, hidup kita akan *MENJULANG TINGGI & menjadi PEMBAWA BERKAT* bagi sesama, seperti halnya pohon bambu. [iphincow.com]

11/09/2016

Manfaat Membaca Bagaikan Keliling Dunia

Buku adalah jendela dunia. Membaca adalah kuncinya. - Dengan membuka buku maka kita telah membuka jendela dunia. Kita bisa melihat keluar, melihat sesuatu yang baru dan pemandangan yang berbeda dari rumah kita. Rumah adalah pikiran kita saat ini, maka bukalah rumah kita dengan membaca. Karena membaca adalah kuncinya. Dengan membaca maka kita telah membuka cakrawala.

Manfaat Membaca Bagaikan Keliling Dunia

Tidak ada satu pun buku yang tidak bermanfaat. Setiap buku akan membawa manfaat kepada kita jika kita mampu menangkap makna dan hikmah. Jika kita kesulitan menangkap makna dan hikmah dari sebuah buku, berarti kita harus meningkatkan keterbukaan pikiran kita, yaitu dengan semakin banyak membaca buku, sama halnya jika kita semakin sering membuka rumah maka semakin banyak hal berbeda yang kita temukan. Hikmah dan makna sebuah buku tidak akan masuk ke dalam pikiran yang tertutup.

Satu-satunya buku yang tidak membawa manfaat adalah buku yang tidak pernah kita baca. Sekali kita membaca buku, maka makna dan hikmah buku tersebut bisa masuk ke dalam pikiran kita jika pikiran kita terbuka.

Buku bukan hanya kumpulan kertas atau bahan lainnya yang dijilid menjadi satu pada salah satu ujungnya dan berisi tulisan atau gambar.

Seiring perkembangan teknologi yang semakin canggih, kita bisa membaca buku dimana saja dan kapan saja tanpa harus membawa kertas yang berjilid. Kita bisa memanfaatkan media elektronik seperti internet. Dan memanfaatkan alat elektronik seperti komputer, handphone, smartphone, dll. Maka tidak ada lagi alasan malas mencari buku di toko buku, harga buku di toko mahal.

Mari buka jendela dunia kita dengan membaca dan berkeliling dunia bersama.